About

segitiga kehidupan

segitiga kehidupan

Berawal dari ketidak tahuanku akan dunia aku mencoba untuk mencari siapa diriku sebenarnya, karena aku terlahir kedunia bukan karena sebab dan pasti aku memiliki tujuan hanya saja aku belum menemukan tentang diriku, terlahir di mana, di keluarga siapa, termasuk namaku siapa itu sudah menjadi janjiku dengan sang Maha. Hanya saja aku butuh waktu untuk menyambut janjiku dalam perjalanan hidup ini memang tak se-indah yang aku bayangkan, akan tetapi tanpa banyangan/angan-angan aku tak mungkin dapat melihat terang siapa diriku.

Hidupku adalah sebuah pencarian, bukan mencari untuk terkenal, bukan mencari tentang siapa yang benar, bukan mencari untuk sebuah kesuksesan akan tetapi mencari secara obyektif akan peranku di dunia, meski diri ini tak bisa memberi manfaat untuk orang lain setidaknya tidak merepotkan orang lain. Berkeluh kesah akan hal yang aku jalani hanya akan membuat semakin gelap untuk melihat akan terangnya dunia, aku bukan orang yang cerdas bukan pula orang yang memiliki kemampuan lebih secara akademis, dan aku merasakan bahwasanya hidup ini bukanlah sebuah peran yang hanya baik di lihat orang disekitar akan tetapi gimana caranya diri ini menempatkan posisi yang tepat sesuai peran masing-masing.

Nikmat yang tak terukur sesunggunhnya sudah aku nikmati semenjak aku terlahir sebagai manusia, mulai dari ketidak tahuanku akan hal-hal di sekitarku lambat laun aku mengerti sedikit demi sedikit karena aku di karuniai akal untuk berfikir, hati untuk merasakan, nafsu untuk berkeinginan. lagi-lagi segitiga ini memerlukan keseimbangan, jadi aku menyimpulkan dalam hidupku sebuah simbol gambar dengan segitiga, dan itu semua membutuhkan keseimbangan supaya tetap menjadi segitiga. Apapun yang aku jalani adalah cerminan dari lambang segitiga, bukan merasa benar, bukan merasa baik, bukan merasa paling suci karena kesemuanya itu bukan hak ku untuk menilai melainkan Sang Maha lah yang berghak akan penilaian itu.

Bahagia, sedih pada diriku bukan orang lain yang menentukan melainkan diriku lah penentunya, dan orang lain tidak berhak atas diriku, biarkan diri ini berjalan sesuai petunjukMu.

Advertisements